https://talenta.usu.ac.id/aquacoastmarine/issue/feed AQUACOASTMARINE: Journal of Aquatic and Fisheries Sciences 2022-03-28T11:42:21+07:00 Ahmad Muhtadi aquacoastmarine@usu.ac.id Open Journal Systems <p><em>AQUACOASTMARINE: Journal of Aquatic &amp; Fisheries Sciences (ACM JAFS/ J.Aquat.Fish.Sci) is an open access peer-reviewed scientific journal. AQUACOASTMARINE is published by TALENTA (Universitas Sumatera Utara Journals Publisher) and managed by Water Resources Management Study Program, Faculty of Agriculture, Universitas Sumatera Utara. Aquacoastmarine is published twice a year, in April and November. The paper will be published online as soon as the revision is approved by the editor in chief and therefore, no time constraint, but the paper will be printed at the end of the respective issue. The first issue has published on 30 March 2022. The editorial boards are come from several reputable universities in Indonesia</em></p> https://talenta.usu.ac.id/aquacoastmarine/article/view/8610 Studi Pengamatan Pemijahan Metode Semi Alami Parameter Fekunditas, Pembuahan, Daya Tetas Telur dan Sintasan Larva Ikan Koi (Cyprinus carpio) di Desa Perbarakan, Deli Serdang 2022-03-26T20:08:08+07:00 Vindy Rilani Manurung vindyrilani@usu.ac.id Desrita desrita@usu.ac.id Rizky Febriansyah Siregar rizkysiregar@usu.ac.id Julia Syahriani Hasibuan syahrianijulia@gmail.com Khairunnisa khairunnisa.9209@gmail.com Tholibah Mujtahidah tholibahmujtahidah@untidar.ac.id <p>Saat ini kelompok budidaya ikan koi di Desa Perbarakan masih terfokus pada proses pemijahan alami sehingga perlu penerapan teknologi pemijahan semi alami yang dinilai dapat meningkatkan kuantitas dan kualitas produksi ikan koi. Metode eksperimen lapangan yang dilakukan dengan melakukan perbandingan pemijahan alami dengan pemijahan semi alami menggunakan induk ikan koi yang siap dipijahkan dengan perbandingan 2 : 1 yaitu 2 ekor jantan (Kohaku dan Shiro) dan 1 betina (Tancho sanke doitsu) dengan melalui parameter pengamatan fekunditas, derajat pembuahan, daya tetas telur dan sitasan larva.&nbsp; Hasil variasi nilai fekunditas pemijahan alami adalah 7000 butir dan pemijahan semi alami adalah 14.000 butir,&nbsp; derajat pembuhan telur (FR) pemijahan alami adalah 71,42% dan pemijahan semi alami sebesar 85,71%, selanjutnya&nbsp; persentase daya tetas telur ikan koi pada pemijahan alami adalah 90% dan pemijahan semi alami sebesar 95% ,&nbsp; sintasan larva tertinggi pada pemijahan semi alami 78,26% sedangkan pada pemijahan alami 44,44%. Sehingga penggunaan bantuan hormon ovaprim dinilai dapat menghemat waktu proses pemijahan dan tingkat keberhasilan lebih tinggi dibandingkan dengan teknik pemijahan alami</p> 2022-03-28T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2022 AQUACOASTMARINE: Journal of Aquatic and Fisheries Sciences https://talenta.usu.ac.id/aquacoastmarine/article/view/8612 Status keberlanjutan pengelolaan ekosistem mangrove di Kabupaten Tangerang 2022-03-26T20:44:57+07:00 Sulis Tya Rani sulistyarani1@gmail.com Indra Gumay Yudha yudeth1970@gmail.com Rachmad Caesario rachmad.caesario@gmail.com SM. A Hari Mahardika sma.hari.mahardika@gmail.com <p>Ekosistem mangrove di Pesisir Kabupaten Tangerang memiliki fungsi secara ekologi, ekonomi, serta sosial yang harus dikelola dengan tepat agar menjamin keberlanjutannya. Tujuan dari penelitian ini, yaitu: (1) Menganalisis aspek pendukung dalam pengelolaan ekosistem mangrove di Kabupaten Tangerang dan (2) Mendeskripsikan status keberlanjutan dari berbagai aspek dalam pengelolaan ekosistem mangrove di Kabupaten Tangerang. Penelitian ini dilaksanakan pada Bulan Maret 2021 berlokasi di 6 desa (Kronjo, Patra Manggala, Ketapang, Margamulya, Tanjung Burung dan Tanjung Pasir) di Pesisir Kabupaten Tangerang. Responden sebagai sumber informasi berasal dari pemerintah, masyarakat dan Lembaga Swadaya Masyarakat terkait penelolaan mangrove yang dipilih menggunakan <em>purposive sampling. </em>Analisa data penentuan status keberlanjutan dan atribut pengungkit menggunakan metode Rapfish dengan pendekatan <em>multidimensional scaling</em> (MDS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan ekosistem mangrove pada 4 dimensi termasuk dalam kategori cukup berkelanjutan. Atribut penunjang yang digunakan untuk meningkatkan status keberlanjutan pengelolaan ekosistem mangrove yaitu, rehabilitasi sebagai upaya pemulihan ekosistem mangrove, rerata penghasilan terhadap upah minimum masyarakat, anggaran pemerintah untuk pengelolaan mangrove, konflik sosial, akses masyarakat lokal terhadap ekosistem mangrove, penegakan hukum dan keterlibatan lembaga masyarakat</p> 2022-03-28T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2022 AQUACOASTMARINE: Journal of Aquatic and Fisheries Sciences https://talenta.usu.ac.id/aquacoastmarine/article/view/8613 Dinamika Nitrat (NO3) dan Fosfat (PO4) Pada Kerapatan Mangrove Yang Berbeda di Pantai Ringgung, Pesawaran, Lampung 2022-03-26T20:51:54+07:00 <p>Mangrove merupakan salah satu sumber fosfat dan nitrat di perairan estuari. Kandungan fosfat dan nitrat di perairan secara alamiah berasal dari pelapukan ataupun dekomposisi tumbuhan dan sisa-sisa organisme mati. Penelitian ini bertujuan menganalisa keterkaitan hubungan antara kerapatan mangrove dengan nitrogen dan fosfat pada ekosistem mangrove Pantai Ringgung, Pesawaran, Lampung. Pengambilan data dilaksanakan sejak bulan September – November 2020. Analisis sampel air dan sedimen dilakukan di Laboratorium BBPBL Lampung, Laboratorium Kesehatan Daerah Lampung dan Laboratorium Teknik Pertanian Unila. Metode analisis data yang digunakan yaitu regresi linier sederhana. Kandungan nitrat berkisar antara 2,18 mg/l hingga 5,66 mg/l, sedangkan fosfat berkisar antara 0,27 mg/l hingga 0,58 mg/l. Hasil perhitungan regresi linear sederhana antara kerapatan mangrove dengan nitrogen sedimen berkorelasi positif (R = 100%), kerapatan mangrove dengan fosfat sedimen (R = 2,8%), dan kerapatan mangrove dengan karbon organik sedimen (R = 20,3%).</p> 2022-03-28T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2022 AQUACOASTMARINE: Journal of Aquatic and Fisheries Sciences https://talenta.usu.ac.id/aquacoastmarine/article/view/8614 Keanekaragaman Ikan di Sungai Mombang Kecamatan Batang Toru Kabupaten Tapanuli Selatan 2022-03-26T20:55:54+07:00 Rusdi Leidonald rusdi.leidonald@usu.ac.id Kristina Natalia Manullang kristina@usu.ac.id Eri Yusni eriyusni@usu.ac.id Rizky Febriansyah Siregar riskyfebriansyah@usu.ac.id Ahmad Muhtadi ahmad.muhtadi@usu.ac.id <p>Sungai Mombang banyak dimanfaatkan masyarakat untuk kegiatan sehari-hari. Kegiatan tersebut tentunya memberikan dampak dan tekanan terhadap perairan sungai sehingga dapat menjadi ancaman serius bagi kelestarian dan keanekaragaman hayati ikan di perairan. Penelitian ini bertujuan untuk mengganbarkan keragaman ikan&nbsp; di Sungai Mombang, Kecamatan Batangtoru, Kabupaten Tapanuli Selatan. Titik lokasi pengamatan terdiir dari 4 lokasi. Ikan ditangkap dengan alat <em>backpack electrofishing</em> dengan kekuatan arus lisitrik sebesar 9 ampere. Kondisi habitat yang di surveiyaitu: suhu, DO, BOD, nitrat, fosfat, arus, kedalaman, dan kecerahan. Hasil penelitian di Sungai Mombang Kecamatan Batang Toru Kabupaten Tapanuli Selatan didapatkan 16 spesies ikan, yang termasuk ke dalam 6 ordo, 8 famili. Ikan Jurung dan Ikan Sidat merupakan ikan ekonomis yang terdapat di Sungai Mombang. Ikan-ikan yang ditemukan di Sungai Mombang merupakan ikan asli, kecuali Ikan Nila (<em>Oreochromis niloticus</em>)<em>. </em>Diversitas ikan di Sungai Mombang tergolong tinggi dibandingkan dengan sungai-sungai kecil lainnya di Sumatera. Secara umum kondisi habitat ikan di Sungai Mombang termasuk baik dan layak bagi kehidupan ikan.</p> 2022-03-28T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2022 AQUACOASTMARINE: Journal of Aquatic and Fisheries Sciences https://talenta.usu.ac.id/aquacoastmarine/article/view/8616 Sebaran Propagul di Kawasan Mangrove Sungai Gemuruh Kecamatan Koto XI Tarusan Kabupaten Pesisir Selatan 2022-03-27T00:07:28+07:00 Muhammad Dafikri muhammaddafikri15@guru.smk.belajar.id Eni Kamal ekamal898@yahoo.com Harfiandri Damanhuri d.harfiandri@yahoo.com <p>Kawasan mangrove Sungai Gemuruh merupakan salah satu kawasan yang memiliki jenis mangrove yang beragam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sebaran propagul di kawasan mangrove Sungai Gemuruh. Teknik pengambilan sampel propagul mangrove dilakukan dengan metode pengambilan sampel acak bertujuan, dimana terdapat 2 stasiun dan 6 titik pengambilan sampel yang berbentuk plot berukuran 5x5 dan 10x10 dengan interval antar plot sebesar 25 m. Hasil penelitian mendapatkan pada stasiun I ditemukan 2 jenis propagul mangrove yaitu <em>Rhizophora apiculata </em>dan <em>Rhizophora stylosa </em>dan pada stasiun tersebut didominasi oleh propagul jenis <em>Rhizophora stylosa </em>serta pada stasiun II ditemukan 5 jenis propagul mangrove yaitu <em>Rhizophora apiculata,</em> <em>Rhizophora stylosa, Rhizophora mucronata, Sonneratia alba </em>dan <em>Nypa fruticans</em> dan pada stasiun tersebut didominasi oleh propagul jenis <em>Rhizophora mucronata</em>. berdasarkan data tersebut menggambarkan bahwa zonasi mangrove masih terjaga dengan baik, dikarenakan propagul masih tumbuh disekitar pohon induk dan zonasi mangrove masih menggambarkan kesesuaian dengan karakteristik lingkungan tempat jenis propagul berkembang</p> 2022-03-28T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2022 AQUACOASTMARINE: Journal of Aquatic and Fisheries Sciences https://talenta.usu.ac.id/aquacoastmarine/article/view/8617 Pengaruh Perbedaan Salinitas Terhadap Pertumbuhan dan Sintasan Larva Udang Vaname (Litopenaeus vannamei) 2022-03-27T10:32:23+07:00 Septri Legitasari Lere Jayanti septrilegitasarilerejayanti63@gmail.com Andi Arham Atjo arhamandi@unsulbar.ac.id Reski Fitriah reskifitriah16@gmail.com Dian Lestari dianlestari@unsulbar.ac.id Muh Nur muhammad.nursp89@gmail.com <p>Salah satu parameter kualitas air yang sangat mempengaruhi kelangsungan hidup dan pertumbuhan larva udang vaname adalah salinitas. &nbsp;Salinitas sangat berpengaruh terhadap organisme perairan untuk mengontrol keseimbangan air dan ion antara tubuh dengan lingkungannya.&nbsp; Jika kondisi salinitas mengalami fluktuasi, maka semakin banyak pula energi yang dibutuhkan larva untuk proses metabolismenya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengarauh perbedaan salinitas terhadap pertumbuhan dan sintasan larva udang vaname. Metode dalam penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan 4 perlakuan dan 3 ulangan yaitu perlakuan A (salinitas 13 ppt), perlakuan B (salinitas 19 ppt), perlakuan C (salinitas 25 ppt) dan perlakuan D sebagai kontrol (salinitas 31 ppt). Parameter yang diamati yaitu laju pertumbuhan harian, pertumbuhan berat mutlak dan sintasan. Analisis data menggunakan ANOVA dengan tingkat kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbedaan salinitas berpengaruh nyata (p &lt; 0,05) terhadap laju pertumbuhan harian tetapi perbedaan salinitas tidak berpengaruh nyata (p &gt; 0,05) terhadap pertumbuhan berat mutlak dan sintasan. Salinitas 25 ppt memberikan hasil terbaik terhadap laju pertumbuhan harian yaitu sebesar 3,4%, pertumbuhan berat mutlak yaitu sebesar 1,02 gram dan sintasan yaitu sebesar 94,44%.</p> 2022-03-28T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2022 AQUACOASTMARINE: Journal of Aquatic and Fisheries Sciences