Peran Fisioterapi Terhadap Kemajuan Motorik Pada Anak Dengan Cerebral Palsy

Authors

  • Ajeng Probowati
  • Johannes H. Saing

Keywords:

anak, cerebral palsy, fisioterapi, motorik

Abstract

Abstract

Cerebral palsy (CP) is the most common etiology of physical disability in children. Motoric disturbance is mostly caused by central nervous system damage in the first 2 years of life. Chronic movement and postural disturbances in children will hamper their ability to conduct daily activities. Generally, there are 3 domains of management in CP: physical exercise, medications and surgery, and behavioral theraphy. Physiotheraphy is better be given in the first year of life or as soon as the diagnosis of CP established. Physiotheraphy in children with CP includes stretching, empowering, and positioning. Physiotheraphy given to children with CP significantly improve motoric function and increase their quality of life..

Keyword: cerebral palsy, children, motoric, physiotheraphy 

Abstrak

Cerebral Palsy (CP) merupakan penyebab keterbatasan aktivitas fisik yang paling sering pada anak. Gangguan motorik umumnya disebabkan karena kerusakan sistem saraf pusat dalam 2 tahun pertama kehidupan. Gangguan kronik gerak dan postur tubuh pada anak CP akan menyebabkan penurunan fungsi dan ketidakmampuan untuk menjalankan aktivitas sehari-hari. Secara garis besar  tatalaksana dapat dibagi menjadi 3 kategori yaitu: latihan fisik, obat-obatan dan pembedahan, serta terapi perilaku. Fisioterapi sebaiknya diberikan dalam satu tahun pertama kehidupan atau segera setelah diagnosis CP dibuat. Fisioterapi  pada anak CP  mencakup peregangan, penguatan, dan pengaturan posisi. Fisioterapi yang diberikan  kepada anak CP secara  signifikan memperbaiki fungsi motorik sehingga meningkatkan kualitas hidup anak CP..

Kata Kunci: anak, cerebral palsy, fisioterapi, motorik

 

Published

2019-11-25