APLIKASI BUDIKDAMBER (BUDIDAYA IKAN DALAM EMBER) UNTUK KETERBATASAN LAHAN BUDIDAYA DI KOTA MEDAN

DOI:

https://doi.org/10.32734/abdimastalenta.v3i2.4165

Keywords:

Budidaya, Lele, Sayur, Lahan, Terbatas, Sempit

Abstract

Wilayah kota khususnya kota metropolitan memiliki ciri-ciri kepadatan penduduk yang tinggi, lahan banyak digunakan untuk pemukiman dan pembangunan infrastruktur, serta terbatasnya ruang terbuka hijau dan lahan untuk kegiatan budidaya ikan. Terbatasnya lahan di perkotaan khususnya Kota Medan mengakibatkan sedikitnya kegiatan budidaya ikan di wilayah ini. Berdasarkan uraian permasalahan tersebut, maka diperlukan aplikasi kegiatan budidaya yang tidak membutuhkan lahan yang luas salah satunya adalah BUDIKDAMBER (Budidaya Ikan Dalam Ember). Kegiatan pengabdian masayarakat ini bertujuan untuk memberikan informasi dan ketrampilan kepada kelompok ibu rumah tangga di Kota Medan tentang BUDIKDAMBER. Melalui kegiatan ini, ibu rumah tangga di Kota Medan bisa lebih produktif karena hasil dari BUDIKDAMBER tidak hanya ikan tetapi juga sayur kangkung. Berdasarkan uraian permasalahan dan tujuan dari kegiatan pengabdian masayarakat ini, maka dilakukan kegiatan penyuluhan tentang BUDIKDAMBER, pemberian modul, pemberian alat dan bahan untuk kegiatan budidaya termasuk bibit ikan, sayur dan pelet ikan. Hasil yang dirasakan oleh mitra pengabdian adalah panen Ikan Lele mulai dari 2 bulan pemeliharaan sampai bulan ke-4 pemeliharaan. Panen sayur kangkung dimulai dari 2 minggu pemeliharaan sampai bulan ke-4 pemeliharaan dengan rata-rata julah panen 1 ikat untuk setiap ember.

Downloads

Download data is not yet available.

Published

2019-10-02