Pengaruh Pengaruh Pemberian Kompos Ampas Tebu (Blotong) Terhadap Pertumbuhan Tiga Varietas Bibit Tebu (Saccharum officinarum L.) Sistem Bud Chip

Authors

  • Lidya G.S. Pandiangan Lidya G.S. Pandiangan Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara, Medan
  • Irsal Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara, Medan

DOI:

https://doi.org/10.32734/ja.v13i3.16443

Keywords:

Blotong, bud chip, tebu, varietas

Abstract

Tebu (Saccharum officinarum L.) merupakan komoditas penting bahan baku utama pembuatan gula.

Produksi gula yang masih rendah dapat ditingkatkan dengan penyiapan bibit yang berkualitas dengan

sistem bud chip dan melakukan perbaikan teknik budidaya tebu seperti pengunaan bahan organik

kompos ampas tebu (blotong) dan penggunaan varietas yang tepat. Penelitian ini dilaksanakan pada

bulan Mei 2023 di Riset Pengembangan Tebu dan Tembakau, Jalan Pasar Kecil, Medan Krio,

Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara dengan ketinggian ± 30 mdpl. .

Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial yang terdiri dari 2 faktor

dengan 3 ulangan. Faktor pertama kompos ampas tebu (blotong) dengan 4 perbandingan komposisi:

(B0) Tanpa blotong (100 % tanah), (B1) Tanah : Blotong = 70 % : 30 %, (B2) Tanah : Blotong = 50

% : 50 %, (B3) Tanah : Blotong = 30 % : 70 %. Faktor kedua tiga varietas bibit tebu : (V1) BZ 134,

(V2) PSJT 941, (V3) PS 094. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perlakuan kompos ampas tebu

(blotong) berpengaruh nyata terhadap parameter diameter bibit di umur 14 MST. Perlakuan varietas

berpengaruh nyata terhadap parameter panjang bibit, jumlah daun, diameter bibit, jumlah anakan dan

berat basah brangkasan di umur 2-14 MST. Interaksi kompos ampas tebu (blotong) dan varietas

berpengaruh tidak nyata terhadap semua parameter di umur 2-14 MST.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2025-09-10