Uji Efektifitas Beberapa Jenis Rizobakteri Pemacu Tumbuh Tanaman (RPTT) untuk Mengendalikan Penyakit Rebah Kecambah (Athelia rolfsii (Curzi)) pada Tanaman Kedelai (Glycine max (L.) Merril).

Effectivity Assay of Several Plant Growth Promoting Rhizobacteria (PGPR) Strains for Controlling Collar Rot Disease (Athelia rolfsii (Curzi)) on Soybean (Glycine max (L.) Merril).

  • Widya Antastia Program Studi Agroekoteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara, Medan 20155, Indonesia
  • Irda Safni Program Studi Agroekoteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara, Medan 20155, Indonesia
  • Ameilia Zuliyanti Siregar Program Studi Agroekoteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara, Medan 20155, Indonesia
Keywords: Soybean, collar rot disease of soybean, Athelia rolfsii, Plant Growth Promoting Rhizobacteria, kedelai, penyakit rebah kecambah, Rizobakteri Pemacu Tumbuh Tanaman

Abstract

A. rolfsii (Curzi) is a cosmopolitan fungus which infects a large varieties of plants, especially the young one. This study was aimed to test the effectivity of 5 types of plant growth promoting rhizobacteria (PGPR) in suppressing the growth of Athelia rolfsii (Curzi) and to obtain the most effective type of PGPR for controlling disease severity and incidence A. rolfsii. This research was conducted at Plant Disease Laboratory and at the screen house at Faculty of Agriculture, Universitas Sumatera Utara, Medan from March 2017 until August 2017. The research used by non Factorial Randomized Block Design with 7 treatment combinations and 4 replications: R0 (Control), R1 (A. rolfsii), R2 (A. rolfsii+Aeromonas hydrophila), R3 (A. rolfsii+Burkholderia cepacia), R4 (A. rolfsii+Serratia ficaria), R5 (A. rolfsii+Pantoea spp. 2), R6 (A. rolfsii+Vibrio alginolyticus). The results showed that the application of B. cepacia, Pantoea spp. 2, and V. Alginolyticus could suppress the growth of A. rolfsii, with disease incidence was 0.00 % for treatments of B. cepacia, Pantoea spp. 2, and V. alginolyticus compared to the treatment (only A. rolfsii), which was 100.00 %. The disease severity of treatments of B. cepacia, Pantoea spp. 2, and V. alginolyticus was 0.00 % compared to the treatment (only A. rolfsii), which was 50.00 %.

A. rolfsii (Curzi) merupakan jamur yang kosmopolit, dapat menyerang bermacam-macam tumbuhan, terutama yang masih muda. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektifitas 5 jenis rizobakteri pemacu tumbuh tanaman (RPTT) dalam menekan pertumbuhan Athelia rolfsii (Curzi) dan untuk memperoleh jenis RPTT yang paling efektif dalam mengendalikan kejadian dan keparahan penyakit A. rolfsii. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Penyakit Tumbuhan dan di Rumah Kassa Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara, Medan mulai bulan Maret 2017 sampai dengan Agustus 2017. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok non Faktorial dengan 7 kombinasi perlakuan dan 4 ulangan: R0 (Kontrol), R1 (A. rolfsii), R2 (A. rolfsii+Aeromonas hydrophila), R3 (A. rolfsii+Burkholderia cepacia), R4 (A. rolfsii+Serratia ficaria), R5 (A. rolfsii+Pantoea spp. 2), R6 (A. rolfsii+Vibrio alginolyticus). Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi B. cepacia, Pantoea spp. 2, dan V. alginolyticus dapat menekan pertumbuhan penyakit A. rolfsii, dengan kejadian penyakit pada perlakuan B. cepacia, Pantoea spp. 2, dan V. alginolyticus 0,00 % dibandingkan pada perlakuan A. rolfsii (100,00 %). Keparahan penyakit pada perlakuan B. cepacia, Pantoea spp. 2, dan V. alginolyticus 0,00 % dibandingkan pada perlakuan A. rolfsii (50,00 %). Kata

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2019-06-27