Pemetaan Status Hara Fosfat Dan Kalium Pada Lahan Sawah IP 200 Di Desa Tanjung Rejo Kecamatan Percut Sei Tuan Kabupaten Deli Serdang

Mapping of Soil Phospor and Potassium on Paddy Land with 200 Cropping Intensity System in Tanjung Rejo Village Percut Sei Tuan Sub District of Deli Serdang District

Authors

  • Ade Ine Imansari Program Studi Agroekoteknologi, Fakultas Pertanian, USU, Medan 20155, Indonesia
  • Razali Program Studi Agroekoteknologi, Fakultas Pertanian, USU, Medan 20155, Indonesia
  • Mariani Sembiring Program Studi Agroekoteknologi, Fakultas Pertanian, USU, Medan 20155, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.32734/ja.v6i3.2388

Keywords:

cropping intensity, fertilization, interpolation, soil phosphorus, soil pottasium, fosfor tanah, indeks penanaman, interpolasi, kalium kanah, pemupukan

Abstract

This research is aimed to describe soil phosphorus and pottasium spread in 200 Cropping
Intensity paddy field. Location in Tanjung Rejo village Percut Sei Tuan sub district Deli
Serdang district, Laboratory of Geographic Information System Agriculture Department of
Universitas Sumatera Utara, Laboratory of Soil Chemical and Indonesian Oil Palm Research
Institute Laboratory. Soil sampling was done with free grid of storey level semi detail
method. Parameters were soil phosphate (HCl 25%) and Soil Pottasium (HCl 25%) and
questioner of paddy field. The data was analyzed with interpolation method.
The result showed that soil phosphorus spread divided into two criteria’s, respectively
medium and high. In the medium criteria was 0,7% of total area and for high criteria was
99,3% of total area with phosphate fertilizer recommendation is SP-36 75 kg / ha / season for
medium P2O5 nutrient status and SP-36 50 kg / ha / season for high P
2O5
nutrient status.
While in soil pottasium spread divided into three criteria’s, the low criteria was 0,4% of total
area, for medium criteria 23,7% of total area and for high criteria was 75,9% of total area.
with pottasium fertilizer recommendation is KCl 50 kg / ha / season for low K
2O nutrient
status and no need to fertilized for medium and high K2O nutrient status.

 

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penyebaran kandungan fosfor dan kalium tanah dilahan sawah dengan indeks penanaman (IP) 200. Berlokasi didesa Tanjung Rejo kecamatan Percut Sei Tuan kabupaten Deli Serdang serta Laboratorium Sistem Informasi Geografis dan Laboratorium Pusat Penelitian Kelapa Sawit Medan. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode Survei Grid Bebas tingkat survei semi detail (kerapatan pengamatan 1 sampel tiap 25 Ha). Parameter pengamatan fosfat (HCl 25%) dan kalium (HCl 25%) serta kuisener pola managemen lahan. Analisis data menggunakan metode Interpolasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa penyebaran fosfor tanah terbagi atas dua kriteria yaitu sedang dan tinggi dengan persentasi luas untuk 0,7% sedang, 99,3% tinggi dengan rekomendasi pemupukan fosfat adalah SP-36 75 kg/ha/musim untuk status hara P 2O5 sedang dan membutuhkan pupuk SP-36 50 kg/ha/musim untuk status hara P 2O5 tinggi. Sedangkan kalium tanah terbagi atas tiga kriteria yaitu 0,4% rendah, 23,7% sedang dan 75,9% tinggi dengan rekomendasi pemupukan kalium adalah pupuk KCl pada status hara rendah sebanyak 50 kg/ha dan tidak perlu dilakukan pemupukan pada status hara sedang dan tinggi.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2018-07-21