Pemetaan Status Hara Lahan Sawah IP-200 Dan IP-300 Di Desa Baru Kecamatan Batang Kuis Kabupaten Deli Serdang

Mapping Of Soil Nutrient Status Rice Field IP-200 and IP-300 in Desa Baru Kecamatan Batang Kuis Kabupaten Deli Serdang

Authors

  • Fitra Rizki Aghita Purba Program Studi Agroekoteknologi, Fakultas Pertanian, USU, Medan 20155, Indonesia
  • Razali Program Studi Agroekoteknologi, Fakultas Pertanian, USU, Medan 20155, Indonesia
  • Benny Hidayat Program Studi Agroekoteknologi, Fakultas Pertanian, USU, Medan 20155, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.32734/ja.v6i3.2399

Keywords:

Crop Index (IP), Rice Field, Geographic Information System (GIS), Sistem Informasi Geografis (SIG), Tanah Sawah, Indeks Pertanaman (IP

Abstract

The purpose of this research to mapping and compare Soil nutrient status cause by increased
Rice Field Cultivation Index in Desa Baru Kecamatan Batang Kuis Kabupaten Deli Serdang.
The research was conducted in Desa Baru Kecamatan Batang Kuis Kabupaten Deli Serdang,
Research and Technology of Laboratory Agriculture Faculty USU and Research Laboratory
PT. Socfindo is done from October 2016 to March 2017, using the Free Survey Grid method
with level of a scale is 1: 10,000 (1 sample representing 1 ha of paddy field). Parameters
observed included C-Organic Soil (Walkley and Black), N-Total Soil (Kjedahl Method),
P2O5 (25% HCl Extract), K2O ( 25% HCl Extract). The results from Laboratory analysis
were grouped using the Land Research Center's criteria in 1983. Mapping and comparing the
soil nutrient status (C-organik, N, P
2O5, K
2
O) were done using Geographic Information
System (GIS) with Interpolation technique. The result showed there was decreased of COrganic soil, Nitrogen and K2
O due to by the increased of Rice Field (IP), no decrease of
nutrient status P
2O5
due to by the increase of Rice Field Cultivation.

 

Penelitian ini bertujuan untuk memetakan dan membandingkan status hara tanah akibat peningkatan Indeks Pertanaman Padi Sawah di Desa Baru Kecamatan Batang Kuis Kabupaten Deli Serdang. Penelitian ini dilakukan di Desa Baru Kecamatan Batang Kuis Kabupaten Deli Serdang, Laboratorium Riset dan Teknologi Fakultas Pertanian USU dan Laboratorium Riset PT. Socfindo yang dimulai pada bulan Oktober 2016 sampai Maret 2017. Metode yang digunakan adalah Survey Grid Bebas tingkat Detail dengan skala 1:10.000 ( 1 sampel mewakili 1 ha lahan sawah). Parameter yang diamati meliputi C-Organik Tanah (Walkley and Black), N-Total Tanah (Metode Kjedahl), P2O5 (Ekstrak HCl 25%), K2 O (Ekstrak HCl 25%). Hasil analisis Laboratorium di kelompokkan menggunakan kriteria Staff Pusat Penelitian Tanah tahun 1983. Pemetaan dan membandingkan status hara tanah (Corganik, N, P 2O5, K 2 O) dilakukan dengan menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG) dengan teknik Interpolasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi penurunan status COrganik Tanah, Nitrogen dan K2 O tanah akibat peningkatan Indeks Pertanaman (IP), tidak terjadi penurunan status hara P 2O5 akibat peningkatan IP .

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2018-07-21