Penambahan Sabut Kelapa pada Media Tanam dan Frekuensi Penyiraman terhadap Pertumbuhan Kecambah Kelapa Sawit (Elaeis quineensis Jacq.) diPre Nursery

The Addition of Coconut Coir on Planting Medium and Watering Frequency Against The Growth of Oil Palm Sprouts (Elaeis quineensis Jacq.) in Pre Nursery

Authors

  • Fine Fate Siahaan Program Studi Agroekoteknologi, Fakultas Pertanian, USU, Medan 20155, Indonesia
  • Charloq Program Studi Agroekoteknologi, Fakultas Pertanian, USU, Medan 20155, Indonesia
  • Ferry Ezra T Sitepu Program Studi Agroekoteknologi, Fakultas Pertanian, USU, Medan 20155, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.32734/ja.v6i3.2403

Keywords:

Coconut coir, growth of oil palm sprout, watering frequency, Frekuensi penyiraman, pertumbuhan kecambah kelapa sawit, sabut kelapa

Abstract

Pre nursery of oil palm requires adequate water availability on the media used so that with the
addition of coconut coir helps keep soil moisture. The aims of the research is to know the addition of
coconut coir on planting medium and watering frequency against the growth of oil palm sprouts in pre
nursery. Research conducted in October through December 2016 in Pusat Penelitian Kelapa Sawit
Sei-Aek Pancur, Tanjung Morawa, Deli Serdang. Research design used was Randomized Complete
Design Factorial with two factors. The first factor is the addition consists of 1/5 coconut coir and 1/10
coconut coir, the second factor is the frequency of watering treatment consists of once and twice
watering. The observation parameters is the plant height, number of leaves and stem diameter. The
results showed that treatment of the addition of the coconut coir and the frequency of watering effect
is not significant in the oil palm seedling growth.

 

Pembibitan awal kelapa sawit memerlukan ketersediaan air yang cukup pada media yang digunakan sehingga dengan penambahan sabut kelapa membantu menjaga kelembaban tanah .Tujuan penelitian ini untuk mengetahui penambahan sabut kelapa pada media tanam dan frekuensi penyiraman terhadap pertumbuhan kcambah kelapa sawit (Elaeis quineensis Jacq.) di pre nursery. Penelitian dilaksanakan pada bulan Oktober 2016 hingga Desember 2016 di Pusat Penelitian Kelapa Sawit SeiAek Pancur, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap Faktorialdengan dua faktor. Faktor pertama yaitu penambahan sabut kelapa terdiri dari 1/5 sabut kelapa dan 1/10 sabut kelapa, faktor kedua yaitu perlakuan frekuensi penyiraman terdiri dari sekali penyiraman dan dua kali penyiraman. Pengamatan parameter adalah tinggi tanaman, jumlah daun dan diameter batang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan penambahan sabut kelapa dan frekuensi penyiraman berpengaruh tidak nyata dalam pertumbuhan kecambah kelapa sawit.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2018-07-21