Efek Kombinasi Kompos Kulit Durian dan Pukan Ayam dengan SP-36 Terhadap Sifat Kimia dan Pertumbuhan Tanaman Jagung (Zea mays L.) pada Tanah Ultisol

The Combination effect of husk-pulp compost of Durio zibethinus and chicken manure with SP-36 about Chemist characteristic and and growth of maize (Zea mays L.) on Ultisol

Authors

  • Fenidea Zaneta Program Studi Agroekoteknologi, Fakultas Pertanian, USU, Medan 20155, Indonesia
  • Fauzi Program Studi Agroekoteknologi, Fakultas Pertanian, USU, Medan 20155, Indonesia
  • Benny H. Program Studi Agroekoteknologi, Fakultas Pertanian, USU, Medan 20155, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.32734/ja.v6i4.2422

Keywords:

chicken manure, husk-pulp compost of Durio zibethinus, SP-36 fertilizer, Ultisol, Kompos Kulit Durian, pupuk kandang ayam, pupuk SP-36

Abstract

Phosphate is a esensial nutrient that could not be replaced by other elements. The objective of this research is to know the chemist characteristic and growth of maize (Zea mays L.) due to the combination of organic material and SP-36 on Ultisol. This study used randomized block designed which consist of 2 factors and 3 replications. The first factor is organic material: A (0 ton/ha), B (30 ton/ha husk-pulp compost of Durio zibethinus), C (22,5 ton/ha husk-pulp compost of Durio zibethinus + 7,5 ton/ha chicken manure), D (15 ton/ha of huskpulp compost of Durio zibethinus + 15 ton/ha chicken manure), E (7,5ton/ha husk-pulp compost of Durio zibethinus +22,5 ton/ha chicken manure), F (30 ton/ha chicken manure) and the second factor is SP-36 : P0 (0 kg P2O5/ha), P1 (100 kg P2O5/ha), P2 (200 kg P2O5/ha), P3 (300 kg P2O5/ha). The results showed that the combination of organic materials significantly influenced soil pH, C-Organic, P-available soil, plant height, dry weight and dry root plant. Aplication SP-36 fertilizer significantly increased P- available soil, plant height , dry weight and dry root plant. The interaction of combination of organic matter and SP-36 fertilizer significantly increased P plant uptake. Best dose on this research is 7,5 ton/ha of husk-pulp compost of Durio zibethinus and 22,5 ton/ha chicken manure and 200kg P2O5/ha of SP-36 fertilizer.

 

Fosfat merupakan unsur hara yang sangat dibutuhkan oleh tanaman yang tidak dapt digantikan oleh unsur lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sifat kimia dan pertumbuhan tanaman jagung (Zea mays L.) akibat pemberian kombinasi bahan organik dan SP-36 pada tanah Ultisol. Rancangan yang digunakan pada penelitian ini disusun dalam Rancangan Acak Kelompok Faktorial yang terdiri dari 2 faktor dengan 3 ulangan. Faktor pertama bahan organik yaitu: A (0 ton/ha), B (30 ton/ha kompos kulit durian), C (22,5 ton/ha kompos kulit durian + 7,5 ton/ha pukan ayam), D (15 ton/ha kompos kulit durian + 15 ton/ha pukan ayam), E (7,5 ton/ha kompos kulit durian + 22.5 ton/ha pukan ayam), F (30 ton/ha pukan ayam) dan faktor kedua pupuk SP-36 yaitu: P0 (0 kg P2O5/ha), P1 (100 kg P2O5/ha), P2 (200 kg P2O5/ha), P3 (300 kg P2O5/ha). Hasil penelitian menunjukkan pemberian kombinasi bahan organik berpengaruh nyata meningkatkan pH tanah, C-Organik, P-Tersedia tanah, Aldd tanah, tinggi tanaman, berat kering tajuk dan akar tanaman. Pemberian pupuk SP-36 berpengaruh nyata meningkatkan P-Tersedia tanah, tinggi tanaman, bobot kering akar dan tajuk tanaman. Interaksi pemberian kombinasi bahan organik pupuk SP-36 berpengaruh nyata meningkatkan P-Tersedia tanah. Dosis terbaik dalam penelitian ini adalah 7,5 ton/ha kompos kulit durian dan 22,5 ton/ha pupuk kandang ayam dan 200 kg P2O5/ha pupuk SP-36

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2019-05-22