Legal Analysis of the Issuance of SHGB Over Maritime Areas in Tangerang from the Perspective of Indonesian Agrarian Law

Authors

DOI:

https://doi.org/10.32734/rslr.v4i1.20262

Keywords:

Sustainable Development, Marine Ecosystems, Fishermen's Rights

Abstract

The issuance of 263 Building Use Rights Certificates (SHGB) on the sea barrier along the northern coast of Tangerang, Banten, spanning more than 30 km, has sparked controversy among the public. The issuance of these SHGBs has been confirmed by the Minister of Agrarian Affairs and Spatial Planning/Head of the National Land Agency (ATR/BPN), Nusron Wahid. Positivistically, the presence of the SHGB is actually contrary to a number of regulations in Indonesia, including Law No. 5 of 1960 concerning Agrarian Principles, Law No. 27 of 2007 jo. Law No. 1 of 2014, Government Regulation No. 18 of 2021, Constitutional Court Decision No. 3/PUU-VIII/2010, as well as the principles in Article 33 paragraph (3) of the 1945 Constitution. Beyond the issue of legality, from a sociological and empirical standpoint, the presence of SHGBs on the sea barrier in Tangerang also has negative ecological and economic impacts. These SHGBs disrupt the marine ecosystem and hamper the livelihoods of local fishermen, as they obstruct access to fishing areas. Therefore, this paper aims to further analyze the legal basis for granting Building Use Rights (HGB) within Indonesia’s agrarian system, examine the legality of granting HGB on the sea barrier in Tangerang, and assess the socioeconomic and ecological impacts of these SHGBs through a case study approach focusing on Tangerang.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abdurrahman, S. (2025). Manajemen PIK 2 buka suara soal pagar laut di perairan Tangerang. Tempo. Diakses dari https://www.tempo.co/ekonomi/manajemen-pik-2-buka-suara-soal-pagar-laut-di-perairan-tangerang-1193270

Anggreani, S., & Santoso, B. (2024). Perlindungan Hukum Terhadap Pemegang Hak Guna Bangunan Setelah Berakhirnya Jangka Waktu. Notarius, 17(1), 45–60.

Badan Riset dan Inovasi Nasional. (2025). Peneliti BRIN soroti polemik pemagaran laut di pesisir Kabupaten Tangerang Banten. BRIN. Diakses dari https://brin.go.id/news/122191/peneliti-brin-soroti-polemik-pemagaran-laut-di-pesisir-kabupaten-tangerang-banten

Dahuri, R. 2004. Pengelolaan Sumber Daya Wilayah Pesisir Dan Laut Secara Terpadu, Jakarta: Penerbit Pradnya Paramita.

Ferdianto, A. (2025). Ada 263 sertifikat HGB di pagar laut Tangerang, pengamat: Itu ilegal. Kontan. Diakses dari https://nasional.kontan.co.id/news/ada-263-sertifikat-hgb-di-pagar-laut-tangerang-pengamat-itu-ilegal

Grehenson, G. (2025). Kasus pagar laut bersertifikat HGB, pakar agraria UGM nilai ada ketidaksinkronan regulasi dan kepatuhan hukum. UGM News. Diakses dari https://ugm.ac.id/id/berita/kasus-pagar-laut-bersertifikat-hgb-pakar-agraria-ugm-nilai-ada-ketidaksinkronan-regulasi-dan-kepatuhan-hukum/

Harahap, A. R., & Fahririn. (2024). Tantangan dan solusi dalam implementasi Undang-Undang Agraria dan hukum adat di Rempang. Jurnal Batavia, 1(5), 215–226.

Harsono, B. (2013). Hukum Agraria Indonesia: Sejarah Pembentukan Undang-Undang Pokok Agraria, Isi Dan Pelaksanaannya. Jakarta: Djembatan.

Hermit, H. (2004). Cara Memperoleh Sertifikat Hak Milik Tanah Negara Dan Tanah Pemda: Teori Praktek Pendaftaran Tanah Di Indonesia. Bandung: Mandar Maju.

Hidayat, S., et. al. (2025). Analisis Keabsahan Sertifikat Hak Guna Bangunan yang Terbit di atas Laut. Amandemen: Jurnal Ilmu Pertahanan, Politik dan Hukum Indonesia, 2(1), 208-217.

Ma’rifah. (2020). Bahan Ajar Hukum Pengelolaan Sumber Daya Alam (Prinsip Investasi Dalam Pengelolaan Dan Pemanfaatan Pulau-Pulau Kecil Terdalam Dan Terluar Indonesia). Banjarmasin: STIHSA Press.

Marzuki, P. M. (2014). Penelitian Hukum. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.

Maulana, I. (2025). Pagar laut: Terungkap ratusan HGB dan SHM kavling laut Tangerang. Mongabay. Diakses dari https://www.mongabay.co.id/2025/01/25/pagar-laut-terungkap-ratusan-hgb-dan-shm-kavling-laut-tangerang/

Nugraha, M. R. (2025). Bolehkah HGB di Atas Laut? Klinik Hukumonline. Diakses dari https://www.hukumonline.com/klinik/a/bolehkah-hgb-di-atas-laut-lt679224be3d4d6/#_ftn8

Nugroho, N. P. (2025). TNI AL dapat instruksi dari Prabowo untuk bongkar pagar laut di Tangerang. Tempo. Diakses dari https://www.tempo.co/politik/tni-al-dapat-instruksi-dari-prabowo-untuk-bongkar-pagar-laut-di-tangerang-1195712

Ombudsman Republik Indonesia. (2025). Ombudsman: Tuntaskan pembongkaran pagar laut. Ombudsman RI. Diakses dari https://ombudsman.go.id/pers/r/ombudsman-tuntaskan-pembongkaran-pagar-laut

Ostrom, E. (2008). Common Property Theory and Resource Governance Institutions: Strengthening Explanations of Multiple Outcomes. Environmental Conservation, 35(3), 242-253.Raihan, M. (2025). Bolehkah HGB di atas laut? Hukum Online. Diakses dari https://www.hukumonline.com/klinik/a/bolehkah-hgb-di-atas-laut-lt679224be3d4d6/#_ftn8

Redemtus, F. (2024). Analisis Yuridis Terhadap Pemberian Izin Tinggal Bagi Pemukiman Di Atas Air. Jurnal Penelitian Multidisiplin Terpadu, 8(6), 123–137.

Republik Indonesia, Peraturan Pemerintah tentang Hak Atas Pengelolaan, Hak Atas Tanah, Satuan Rumah Susun dan Pendaftaran Tanah, PP No. 18 Tahun 2021, LN No. 28 Tahun 2021, TLN No. 6630.

Republik Indonesia, Peraturan Pemerintah tentang Rencana Tata Ruang Laut, PP No. 32 Tahun 2019, LN No. 89 Tahun 2019, TLN No. 6345.

Roiqoh, S., & Ayu, N. (2025). Peran Hukum Agraria Dalam Pengelolaan Tanah Pesisir: Studi Kasus Pagar Laut Di Tangerang. Jurnal Ilmu Hukum, 1(2), 74–81. https://doi.org/10.58540/jih.v1i2.762

Silaban, M. W. (2025). Terpopuler bisnis: Kelompok ini klaim membuat pagar laut, Pegadaian sebagai bank emas pertama RI. Tempo. Diakses dari https://www.tempo.co/ekonomi/terpopuler-bisnis-kelompok-ini-klaim-membuat-pagar-laut-pegadaian-sebagai-bank-emas-pertama-ri-1193158

Singgih, V. (2025). Jejak Aguan dan Agung Sedayu di balik sertifikat HGB kawasan pagar laut Tangerang – 'Presiden minta ini diusut tuntas'. BBC News Indonesia. Diakses dari https://www.bbc.com/indonesia/articles/ckg0zg80kxjo

Syarifudin, T. (2025). Kejagung terima berkas 4 tersangka kasus pagar laut Tangerang. Detiknews. Diakses dari https://news.detik.com/berita/d-7823754/kejagung-terima-berkas-4-tersangka-kasus-pagar-laut-tangerang

Triadi, K. (2020). Pemberian Hak Guna Bangunan Di Atas Bagian Tanah Hak Pengelolaan. Jurnal Hukum Properti, 18(1), 70–84.

Downloads

Published

2025-05-11