PEMANFAATAN TEPUNG LIMBAH IKAN GABUS PASIR (Butis amboinensis) SEBAGAI SUBSTITUSI TEPUNG IKAN KOMERSIAL DALAM RANSUM TERHADAP FERTILITAS, DAYA TETAS DAN MORTALITAS EMBRIO ITIK LOKAL

UTILIZATION OF GABUS PASIR(BUTIS AMBOINENSIS) WASTE FISH MEAL FOR SUBSTITUTION OF COMMERCIAL FISH MEAL IN DIET ON FERTILITY, HATCHABILITY AND EMBRYO MORTALITY OF EGG LAYING DUCK

  • Dian Syahputra Program Studi Peternakan Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara, Indonesia
  • Tri Hesti Wahyuni Program Studi Peternakan Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara, Indonesia
  • R. Edhy Mirwandhono Program Studi Peternakan Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara, Indonesia
  • Tati Vidiana Sari Program Studi Peternakan Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara, Indonesia
Keywords: Tepung Limbah Ikan Gabus Pasir, fertilitas, daya tetas dan mortalitas embrio Itik Petelur

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Biologi Ternak Fakultas Pertanian Universitas
Sumatera Utara dari bulan Maret sampai dengan Juli 2015. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
pengaruh pemberian tepung limbah ikan gabus pasir (Butis amboinensis) dalam ransum terhadap
fertilitas, daya tetas dan mortalitas embrio itik petelur. Rancangan yang digunakan dalam penelitian
ini adalah rancangan acak lengkap (RAL) dengan 3 perlakuan dan 6 ulangan. Perlakuan menggunakan
perbandingan tepung limbah ikan gabus pasir dengan tepung ikan komersil antara 0:10 (P0), 5:5 (P1)
dan 10:0 (P2). Penelitian ini menggunakan 134 butir telur yang berasal dari 52 ekor betina dan 18
ekor pejantan. Hasil penelitian menunjukan persentase fertilitas secara berturut turut sebesar 97,92;
100 dan 100, daya tetas (%) 76,63; 79,50 dan 84,17, mortalitas embrio (%) 23,37; 20,45 dan 15,83.
Hasil menunjukan bahwa perlakuan tidak memberikan pengaruh nyata terhadap fertilitas, daya tetas
dan mortalitas embrio (P>0,05). Kesimpulannya adalah bahwa tepung limbah ikan gabus pasir dapat
menggantikan tepung ikan komersil.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2016-12-20