Strategi Bertahan Hidup Petani Jagung Guna Meningkatkan Kesejahteraan Petani di Desa Totap Majawa, Kecamatan Tanah Jawa, Kabupaten Simalungun

Authors

  • Nazilla Ningrum Universitas Sumatera Utara, Ilmu Kesejahteraan Sosial
  • Fajar Utama Ritonga Universitas Sumatera Utara
  • Randa Putra Kasea Sinaga Universitas Sumatera Utara

DOI:

https://doi.org/10.32734/intervensisosial.v4i2.24297

Keywords:

Strategi Bertahan Hidup, Petani Jagung, Kesejahteraan Petani

Abstract

Kehilangan mata pencaharian merupakan salah satu faktor utama yang menyebabkan masyarakat pedesaan mengalami tekanan ekonomi. Kondisi ini dialami oleh masyarakat Desa Totap Majawa setelah penutupan Keramba Jaring Apung (KJA) di Danau Toba yang berdampak pada hilangnya pekerjaan sebagai pembudidaya ikan mujair. Sebagai bentuk adaptasi, masyarakat kemudian melakukan peralihan mata pencaharian menjadi petani jagung. Namun, dalam pelaksanaannya, pertanian jagung menghadapi berbagai kendala, seperti rendahnya harga jual, lamanya masa panen, tingginya kebutuhan modal, serta serangan hama. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi bertahan hidup petani jagung guna meningkatkan kesejahteraan petani di Desa Totap Majawa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa petani jagung menerapkan tiga strategi utama, yaitu diversifikasi mata pencaharian, penyimpanan cadangan pangan, dan pemanfaatan jaringan sosial. Ketiga strategi tersebut menjadi upaya adaptif petani dalam menghadapi ketidakpastian ekonomi serta mempertahankan keberlangsungan hidup rumah tangga petani.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Adi & Yuni (2015). Mengungkap Strategi Wanita Petani Dalam Peningkatan Kesejahteraan Ekonomi Keluarga. Journal Pamator, Volume 8, No. 2, Oktober 2015 Hlm. 95-108. https://doi.org/10.21107/pamator.v8i2.2064

Assan, A. (2019), Strategi Bertahan Hidup Prtani Gurem di Desa Tukul Kecamatan Tering, Kabupaten Kutai Barat. eJournal Sosiatri-Sosiologi 2019, 7 (3): 54 67.

Creswell, J. W. (2014). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches.

Desa Totap Majawa. (2024). “Buku Profil Desa Totap Majawa Tahun 2024.”. Totap Majawa : Bagian Pemerintahan Desa.

Irahmayasari, Nuddin, A, Kusnady, M & Mahadir, R (2021). Strategi Perkembangan Usaha Tani Jagung Untuk Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat di Kecamatan Maiwa Kabupaten Enrekang. Jurnal Ilmiah Ecosystem. Volume 21 Nomor 1.

Merton, R. K. (1949). Social Theory and Social Structure. New York: Free Press.

Moleong, L. J. (2007). Metodologi Penelitian Kualitatif.

Putri, K.S & Anugrahini, T (2023). Strategi Bertahan Hidup Petani Padi Sawah Tadah Hujan pada Musim Kemarau di Desa Cilebak. Jurnal ilmiah pekerja sosial, vol.22 No.1. https://doi.org/10.31595/peksos.v22i1.305

Saragi, C. P. ., & Pelawi, M.E. (2024) Analisis Usahatani Jagung dan Kontribusinya Terhadap Pendapatan Keluarga Petani Jagung di Desa Sukanalu. Jurnal Agriust, 4(2), 48–54. https://doi.org/10.54367/agriust.v4i2.4022

Scott, J. C (1976) The Moral Economy of The Peasant Rebellion and Subsistence in Southeast Asia (1976).

Sugiyono. (2020). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Halaman 105.

Downloads

Published

2025-12-31

How to Cite

Ningrum, N., Ritonga, F. U., & Sinaga, R. P. K. (2025). Strategi Bertahan Hidup Petani Jagung Guna Meningkatkan Kesejahteraan Petani di Desa Totap Majawa, Kecamatan Tanah Jawa, Kabupaten Simalungun. Jurnal Intervensi Sosial, 4(2), 14–19. https://doi.org/10.32734/intervensisosial.v4i2.24297