Peran Hukum Internasional dalam Mengatasi Pencucian Uang melalui Pengaturan Kerjasama Internasional
The Role of International Law in Combating Money Laundering through the Regulation of International Cooperation
DOI:
https://doi.org/10.32734/nlr-jolci.v5i1.25569Keywords:
Pencucian Uang, Pemulihan Aset, Ekonomi DigitalAbstract
Pencucian uang saat ini di era ekonomi digital menjadi ancaman besar karena memanfaatkan teknologi seperti blockchain dan aset kripto untuk menghindari aturan hukum negara. Kecepatan aliran dana digital tidak seimbang dengan sistem hukum yang masih berlandaskan wilayah, sehingga membentuk celah hukum yang bisa dimanfaatkan oleh pelaku tindak kriminal. Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana uang hasil kejahatan dicuci antarnegera dalam ranah hukum internasional, menganalisis cara kerja sama yang digunakan melalui mekanisme Mutual Legal Assistance (MLA), serta mengevaluasi sejauh mana sistem tersebut diterapkan di Indonesia. Metode yang digunakan adalah pendekatan berdasarkan hukum dan konsep, dengan merujuk pada data sekunder seperti UNTOC 2000, UNCAC 2003, serta peraturan-peraturan nasional yang relevan. Penelitian menunjukkan bahwa meskipun ada kerangka hukum internasional, penerapannya tertunda karena perbedaan sistem hukum dan adanya prinsip kedaulatan negara yang digunakan berdasarkan kepentingan nasional. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan pemeriksaan digital, kerja sama hukum yang lebih intensif, serta kerja sama yang lebih baik antara pemerintah dan lembaga keuangan untuk mempercepat pemulihan aset yang dimiliki oleh beberapa negara.
Downloads
References
ASEAN. (2004). Treaty on Mutual Legal Assistance in Criminal Matters (ASEAN MLAT).
ASEAN Secretariat. (2025). Secretary-General of ASEAN attends the signing ceremony of the ASEAN Treaty on Extradition.
Atmasasmita, R. (2010). Sistem peradilan pidana kontemporer. Jakarta: Kencana.
Atmasasmita, R. (2003). Pengantar hukum kejahatan bisnis. Jakarta: Kencana.
Bantekas, I., & Nash, S. (2007). International criminal law. London: Routledge-Cavendish.
Bassiouni, M. C. (2008). International criminal law: Multilateral convention-based crimes (Vol. 1). Leiden: Martinus Nijhoff.
Boister, N. (2018). An introduction to transnational criminal law. Oxford: Oxford University Press.
Brun, J.-P., et al. (2021). Asset recovery handbook: A guide for practitioners (Rev. ed.). Washington, DC: World Bank & UNODC.
Chesterman, S. (2015). From community to compliance? The evolution of monitoring obligations in ASEAN. Cambridge: Cambridge University Press.
DPR RI. (2000), Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2000 tentang Perjanjian Internasional
DPR RI. (2006). Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2006 tentang Bantuan Hukum Timbal Balik dalam Masalah Pidana.
DPR RI. (2010). Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang.
DPR RI. (2023). Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2023 tentang Ekstradisi (Penjelasan Umum).
Financial Action Task Force (FATF). (2021). Updated guidance for a risk-based approach to virtual assets and VASPs.Paris: FATF.
Financial Action Task Force (FATF). (2023). International standards on combating money laundering and the financing of terrorism & proliferation: The FATF recommendations. Paris: FATF.
Financial Action Task Force (FATF). (2023). Money laundering from cybercrime. Paris: FATF.
Finnemore, M., & Sikkink, K. (1998). International norm dynamics and political change. Cambridge: Cambridge University Press.
Garnasih, Y. (2020). Penegakan hukum anti pencucian uang dan tantangan ekonomi digital. Jakarta: FH Universitas Trisakti.
Hiariej, E. O. S. (2014). Prinsip-prinsip hukum pidana. Yogyakarta: Cahaya Atma Pustaka.
International Monetary Fund (IMF). (2022). Financial system stability assessment. Washington, DC: IMF.
Juwana, H. (2010). Hukum internasional dalam perspektif Indonesia sebagai negara berkembang. Jakarta: Yarsif Watampone.
Kusumaatmadja, M., & Agoes, E. R. (2003). Pengantar hukum internasional. Bandung: Alumni.
Marzuki, P. M. (2017). Penelitian hukum. Jakarta: Kencana.
Nye, J. S., Jr., & Keohane, R. O. (2011). Power and interdependence (4th ed.). Boston: Longman.
OECD. (2009). Money Laundering Awareness Handbook for Tax Examiners and Tax Auditors. Paris: OECD Publishing.
Parthiana, I. W. (2002). Hukum perjanjian internasional. Bandung: Mandar Maju.
PPATK. (2021). Laporan tahunan 2021. Jakarta: PPATK.
PPATK. (2023). Laporan tahunan 2022. Jakarta: PPATK.
Shahrullah, R. S., et al. (2020). The implementation of ASEAN Treaty on Mutual Legal Assistance in Criminal Matters in Indonesia. Journal of International Law and Policy, 2(1).
Shaw, M. N. (2008). International law (6th ed.). Cambridge: Cambridge University Press.
Simmons, B. A. (2001). The international politics of harmonization: The case of capital market regulation. International Organization, 55(3).
Soekanto, S. (2008). Pengantar penelitian hukum. Yogyakarta: UII Press.
Soekanto, S., & Mamudji, S. (2006). Penelitian hukum normatif: Suatu tinjauan singkat. Jakarta: Rajawali Pers.
Starke, J. G. (2010). Introduction to international law (10th ed.). Jakarta: Sinar Grafika.
United Nations. (1988). United Nations Convention against Illicit Traffic in Narcotic Drugs and Psychotropic Substances (Vienna Convention).
United Nations. (2000). United Nations Convention against Transnational Organized Crime (Palermo Convention).
United Nations. (2003). United Nations Convention against Corruption (UNCAC).
UNODC. (2011). Estimating illicit financial flows resulting from drug trafficking and other transnational organized crimes. Vienna: UNODC.
UNODC. (2012). Manual on international cooperation for the purposes of confiscation of proceeds of crime. Vienna: United Nations.
UNODC. (2013). Comprehensive study on cybercrime. Vienna: United Nations.
UNODC. (2019). Implementation of the ASEAN MLAT: A practitioner’s guide. Vienna: United Nations.
UNODC. (2025). Financial investigation in the fight against corruption. Jakarta: UNODC.
World Bank & UNODC. (2011/2021). Asset recovery handbook. Washington, DC.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Najwa Safita, Sutiarnoto, Mahmul Siregar, Affila

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.








