Media Dalam Sistem Negara Totaliter: Perbandingan Pembatasan Berpendapat Ruang Digital Korea Utara dan Laos 2016
DOI:
https://doi.org/10.32734/politeia.v18i1.21913Keywords:
Facebook, Kebebasan Berpendapat, Korea Utara, Laos, Media Sosial, Otoritarianisme DigitalAbstract
Penelitian ini bertujuan menganalisis dan membandingkan strategi pembatasan kebebasan berpendapat digital di Korea Utara dan Laos pada tahun 2016 terhadap platform Facebook. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan penelitian kepustakaan melalui analisis dokumen-dokumen primer dan sekunder yang mencakup laporan Freedom House (Laporan Kebebasan di Internet 2016-2017), Reporters Without Borders (Indeks Kebebasan Pers dan laporan khusus tentang penyensoran internet di Asia), publikasi Pelapor Khusus PBB tentang Kebebasan Berpendapat dan Berekspresi, serta artikel akademis dari jurnal telaah sejawat yang dipublikasikan dalam rentang 2015-2024. Hasil penelitian menunjukkan Korea Utara menerapkan strategi isolasi total melalui pemblokiran infrastruktur digital menyeluruh yang memutus akses ke 2,9 miliar pengguna Facebook global dan substitusi platform domestik StarCon.net.kp yang beroperasi dalam intranet tertutup Kwangmyong, sementara Laos menggunakan pendekatan selektif melalui pengawasan intensif terhadap lebih dari setengah juta pengguna Facebook domestik dan penindasan tertarget terhadap aktivis dengan hukuman mencapai 20 tahun penjara. Kedua negara efektif mempertahankan monopoli narasi digital meskipun menggunakan mekanisme berbeda, dengan Korea Utara menciptakan ketergantungan total terhadap narasi pemerintah melalui eliminasi alternatif informasi dan Laos menciptakan efek menakutkan yang mendorong sensor diri melalui penindakan teladan terhadap disiden digital. Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa variasi strategi kontrol digital dalam rezim otoriter bergantung pada kondisi infrastruktur dan penetrasi teknologi, namun konvergen pada tujuan yang sama yakni pelanggengan kekuasaan melalui manipulasi ruang ekspresi digital.
Downloads
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Politeia: Jurnal Ilmu Politik

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.












