Perspektif Sehat dan Sakit Anak pada Masyarakat Batak Toba di Kabupaten Samosir

Authors

  • Sri Rahayu Yusnita Situmorang UPT Pelatihan Kesehatan, Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara, Kota Medan, Indonesia
  • Vera Chitra Dewi Saragih UPT Pelatihan Kesehatan, Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara, Kota Medan, Indonesia

Keywords:

anak, sehat, sakit, batak toba

Abstract

Anak usia 0-59 bulan belum dapat mengungkapkan masalah kesehatan dan keluhan sakit yang dialami pada tubuhnya dengan baik sehingga seorang ibu harus memiliki perspektif tersendiri untuk mengetahui kondisi sehat, sakit dan penyebab sakit yang dialami anak sehingga dapat menentukan pilihan perawatan dan pengobatan. Tujuan penelitian ini adalah menggali perspektif sehat, sakit dan penyebab sakit pada anak menurut Masyarakat Batak Toba di Desa Tanjung Bunga Kecamatan Pangururan Kabupaten Samosir. Jenis penelitian adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam kepada ibu yang memiliki anak usia di bawah 0-59 bulan sebanyak 5 orang. Hasil penelitian menunjukkan anak sehat digambarkan dengan berat badan yang bertambah, kuat makan, tinggi badan bertambah, lasak, jarang sakit, lincah, aktif dan tidak korengan. Anak yang sedang sakit diketahui ibu dari badannya yang panas atau biasa disebut “banggor” setelah ibu melakukaan perabaan (palpasi) pada tubuh dan anak terlihat layu, tidak aktif, tidak lasak, mencret dan gejala sakit perut. Perspektif sehat, sakit dan penyebab sakit anak akan menentukan pilihat orangtua terhadap cara perawatan dan pengobatan yang diberikan kepada anak. Perspektif anak sehat dan sakit tidak selamanya sesuai dengan kondisi tubuh anak tetapi dipengaruhi juga oleh nilai, kepercayaan, cara berpikir, budaya yang dianut dan kebiasaan sehingga dapat memberi dampak positif juga negatif kepada anak.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Al-Eissa, Y.A., Al-Sanie, A.M., Al-Alola, S.A., Al-Shaalan, M.A., Ghazal, S.S., Al-Harbi, A.H., & Al-Wakeel, A.S. (2000). Parental perceptions of fever in children. Ann Saudi Med, 20 (3-4). doi: 10.5144/0256-4947.2000.202. PMID: 17322657

Conrad, P., & Kern, R. (1990). The sociology of health and illness: Critical perspectives. New York: St. Martin's Press

Endra, F. (2010). Paradigma sehat. Saintika Medika, 6(1), 69-81. http://ejournal. umm.ac.id/index.php/sainmed/article/view/1012/1125

Foster, G.M., & Anderson, B,G, (2006). Antropologi kesehatan dan ekologi dalam antropologi kesehatan. Jakarta: Universitas Indonesia Press

Harjati, T. M. Ridwan., & Natsir, S. (2012). Konsep sehat sakit terhadap kesehatan ibu dan anak pada masyarakat Suku Bajo Kabupaten Bone Sulawesi Selatan [Tesis, Universitas Hasanuddin]. http://pasca.unhas.ac.id/ jurnal/files/564fa63daad1c384c727c8bcda5ee948.pdf

Herlan, Praptantya, Juliansyah, Efriani, & Dewantara. (2020). Konsep sehat dan sakit pada budaya etnis Dayak Kebahan. ETNOREFLIKA Jurnal Sosial dan Budaya, 9(l), 24-38. https://doi.org/10.33772/etnoreflika.v9i1.720

Jaiswal, R., & Premi, J.K. (2018). Concept pertaining to health and illness among the Kanwar Tribe of Chhartisgarh (India). Man in India, 94(4-III), 1063-1074. https://www.researchgate.net/ publication/289136227_Concept_pertaining_to_health_and_illness_among_the_Kanwar_tribe_of_Chhattisgarh_India diakses 23 juli 2019

Chongji, J. (2013). On the fate of traditional culture in Modern China. Social Sciences in China, 34(2), 152-164. doi: 10.1080/02529203.2013.787225

Kasnodiharjo., & Angkasawati, T.J. (2012), Upaya pencegahan dan penyembuhan penyakit pada bayi dan anak berdasarkan konsepsi budaya. Jurnal Ekologi Kesehatan, 12(2), 140 – 151

Kemenkes RI. (2015). Buku Kesehatan Ibu dan Anak, Kementerian Kesehatan dan JICA. Jakarta: Kemenkes RI

Kemenkes RI. (2013). Riset Kesehatan Dasar Tahun 2013. Jakarta: Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kemenkes RI

Kleinman, A., Eisenberg, l., & Good, B. (1978). Culture, illness and care. Annals of Internal Medicine, 88, 251-258. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/ pubmed/626456

Maas, T.L. (2004). Kesehatan ibu dan anak persepsi budaya dan dampak kesehatannya. USU Digital Library

Mosley, W. H., & Chen, L. C. (2003). An analytical framework for the study of child survival in developing countries. 1984. Bulletin of the World Health Organization, 81(2), 140–145.

Rosmalia, D., & Sriani, Y. (2017). Sosiologi kesehatan bahan ajar keperawatan gigi. http://bppsdmk.kemkes.go.id/ pusdiksdmk/wpcontent/uploads/2017/11/sosiologi_bab1-3.pdf

Santoso, S., & Ranti, L.A. (2004). Kesehatan dan gizi. Jakarta: Rineka Cipta

Anggerainy, S.W., Wanda, D. & Hayati, H. (2017) Combining natural ingredients and beliefs: the Dayak Tribe’s experience caring for sick children with traditional medicine, Comprehensive Child and Adolescent Nursing, 40(1), 29-36. doi: 10.1080/24694193.2017.1386968

Soejoeti. (2008). Konsep sehat sakit dan penyakit dalam kontek sosial budaya. http://www.yuniawan.blogunair.ac.id

Statistic Indonesia (Badan Pusat Statistik—BPS)., National population and family planning board (BKKBN)., Kementerian Kesehatan (Kemenkes)., & ICF International. (2013). Indonesia Demographic and Health Survey 2012. https://dhsprogram.com/pubs/pdf/FR275/FR275.pdf

Supariasa. (2016). Penilaian status gizi. Jakarta: EGC

Supartini, Y. (2004). Buku ajar konsep dasar keperawatan anak. Jakarta: EGC

Sulistyaningsih, H. (2011). Gizi untuk kesehatan ibu dan anak. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Tolley, E.E., Ulin, P.R., Mack, N. Robinson E.T., & Succop, S.M. (2016). Qualitative methods in publich health: a field guide for applied research (second edition). San Fransisco: Jossey Bass

WHO. (2018). Child health. http://www.who. int/topics/child_health/en/

Published

2021-03-31

How to Cite

Situmorang, S. R. Y., & Saragih, V. C. D. (2021). Perspektif Sehat dan Sakit Anak pada Masyarakat Batak Toba di Kabupaten Samosir. Tropical Public Health Journal, 1(1), 9-15. Retrieved from https://talenta.usu.ac.id/trophico/article/view/6048