Keanekaragaman Fitoplankton dan Hubungannya Dengan Kualitas Air di Sungai Aek Pohon Kabupaten Mandailing Natal Provinsi Sumatera Utara

Authors

  • Rusdi Leidonald Universitas Sumatera Utara
  • Eri Yusni Universitas Sumatera Utara
  • Rizki Febriansyah Siregar Universitas Riau
  • Ahmad Muhtadi Rangkuti Universitas Sumatera Utara
  • Ahmad Zulkifli Universitas Sumatera Utara

DOI:

https://doi.org/10.32734/jafs.v1i2.8753

Keywords:

Indeks saprobik, korelasi, kualitas air, plankton, sungai

Abstract

Fitoplankton merupakan organisme yang sangat dipengaruhi oleh perubahan kualitas air. Fitoplankton dapat dijadikan sebagai indikator untuk mengevaluasi kualitas dan tingkat kesuburan suatu perairan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keanekaragaman fitolankton dan hubungannya dengan kualitas air di Sungai Aek Pohon Kabupaten Mandailing Natal Provinsi Sumatera Utara. Penelitian dilaksanakan bulan Agustus-Oktober 2021 menggunaan metode purposive sampling dengan melihat pemanfaatan dan perbedaan kondisi lingkungan disekitar Sungai Aek Pohon pada 3 stasiun pengamatan. Kualitas Sungai Aek Pohon Kabupaten Mandailing Natal berdasarkan metode storet memenuhi baku mutu air sungai pada stasiun I  dan III dengan nilai storet yaitu 0.  Stasiun II dengan nilai storet yaitu -2 dikategorikan tercemar ringan. Berdasarkan indeks saprobik fitoplankton Sungai Aek Pohon dikelompokkan kedalam βMeso/Oligosaprobik dengan nilai saprobitas 1,1 dan termasuk kedalam perairan dengan kondisi tercemar ringan. Nilai keanekaragaman fitoplankton menunjukkan bahwa seluruh stasiun termasuk kedalam keanekaragaman sedang nilai keanekaragaman pada stasiun I yaitu 2,538, stasiun II yaitu 2,886 dan stasiun III yaitu 2,878. Hasil principal component analysis menunjukkan suhu, pH, DO, fosfat dan nitrat berkorelasi positif terhadap keanekaragaman fitoplankton dengan masing-masing nilai korelasi 0,417; 0,411; 0,081; 0,346 dan 0,433. Hubungan kecerahan dan kecepatan arus berkorelasi negatif (tidak searah) terhadap keanekaragaman fitoplankton dengan masing-masing nilai korelasi
-0,052 dan -0,297.

Downloads

Download data is not yet available.

References

APHA. (2017). Standard Methods for the Examination of Water and Wastewater. (23th Edition). American Public Health Association. 8-57.

A’ayun, N. Q., Perdana, T. A. P., Pramono P. A. Laily, A. N. (2015). Identifikasi Fitoplankton di Perairan Yang Tercemar Lumpur Lapindo, Porong Sidoarjo. Bioedukasi, 8 (1), 48-51. DOI: https://doi.org/10.20961/bioedukasi-uns.v8i1.3414

Barus, T. A. (2004). Pengantar Limnologi. USU Press. Medan.

Bellinger. E. G., & Siege, D. C. (2010). Freshwater Algae Identification and Use As Bioindicators. John Wiley Dan Sons, Ltd. The Atrium, 10 Southren Gate, Chichester, West Sussex.

Darmawan, A., Sulardiono, & Haeruddin. (2018). Analisis Kesuburan Perairan Berdasarkan Kelimpahan Fitoplankton, Nitrat dan Fosfat di Perairan Sungai Bengawan Solo Kota Surakarta. Journal Of Maquares, 7 (1), 1-8. https://doi.org/10.14710/marj.v7i1.22519

Dimenta, R. H., Riska, A., Rusdi, M., & Khairul. (2020). Kualitas Sungai Bilah Berdasarkan Biodiversitas Fitoplankton Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara. Jurnal Ilmu Alam dan Lingkungan,11 (2), 24–33. DOI:10.20956/JAL.V11I2.10183

Dresscher, & Mark, V. D. (1976). A Simplified Method for The Biological Assesment of the Quality of Fresh and Slightly Brackish Water. Journal Hydrobiologia, 48(3),

- 201. DOI: 10.1007/bf00028691

Gurning, L.F.P., Ria A.T.N. & Suryono. (2020). Kelimpahan Fitoplankton Penyebab Harmful Algal Bloom di Perairan Desa Bedono, Demak. Journal Of Marine Research, 9 (3), 251-260. DOI: https://doi.org/10.14710/jmr.v9i3.27483

Hasani, Q., Adiwilaga, E.M., & Pratiwi, N.T.M. (2012). The relationship between the Harmful Algal Blooms (HABs) phenomenon with nutrients at shrimp farms and fish cage culture sites in Pesawaran District Lampung Bay. Makara J Sci, 16 (3), 183-191

Hidayat. R. L., Viruly, & Azizah, D. (2017). Kajian Kandungan Klorofil-a pada fitoplankton terhadap parameter kualitas air di teluk Tanjung Pinang Riau. Universitas Kelautan dan Perikanan Maritim Raja Ali Haji, 1 (1), 54-67. https://jom.unri.ac.id/index.php/JOMFAPERIKA/article/download/25562/24765

Ikhsan, Siti, R. & Churun A. (2020). Hubungan antara Nitrat dan Fosfat dengan Kelimpahan Fitoplankton di Waduk Jatibarang Semarang. Journal Of Maquares,

(1), 20 -30. https://doi.org/10.14710/marj.v9i1.27755

Inayati, W., & Farid, A. (2020). Analisis Beban Masuk Nutrien Terhadap Kelimpahan Klorofil-A Saat Pagi Hari Di Sungai Bancaran Kabupaten Bangkalan. Juvenil, 1(3), 406-416. https://doi.org/10.21107/juvenil.v1i3.8690

Krebs, C. J. (2014). Ecological methodology (3rd ed.). Harper Collins Publisher.

Leidonald, R., Muhtadi, A., Lesmana, I., Harahap, Z.A., & Rahmadya, A. (2019). Profiles of temperature, salinity, dissolved oxygen, and pH in Tidal Lakes. IOP Conf. Ser.: Earth Environ. Sci. 260 012075. doi:10.1088/1755-1315/260/1/012075

Leidonald, R., Manullang, KN., Yusni, E., Siregar, RF., & Muhtadi, A. (2022). Keanekaragaman Ikan di Sungai Mombang Kecamatan Batang Toru Kabupaten Tapanuli Selatan. AQUACOASTMARINE: J.Aquat.Fish.Sci, 1 (1) : 26-33

Maresi, S.R.P., Priyanti,& Etyn, Y. (2015). Fitoplankton Sebagai Bioindikator Saprobitas Perairan Di Situ Bulakan Kota Tangerang. Jurnal Biologi. 8 (2) : 113-122. https://doi.org/10.15408/kauniyah.v8i2.2697

Mariana, R., Siti, R., & Boedi, H. (2016). Kondisi Perairan Sungai Morosari Demak Pada Lokasi Yang Berbeda Ditinjau Dari Kandungan Klorofil-A, Nitrat, Fosfat, Dan Fitoplankton. Diponegoro Journal Of Maquares. 5 (4) : 233-241. https://doi.org/10.14710/marj.v5i4.14412

Meiriyani, F., Ulqodry, T. Z., & Putri, W. A. K. (2011). Komposisi dan Sebaran Fitoplankton di Perairan Muara Sungai Way Belau, Bandar Lampung. Aspari Journal, 03(1), 69-77. https://doi.org/10.36706/maspari.v3i2.1321

Mizuno, T. (1979). The Freshwater Plankton of Japan. Hoikusha Publishing. Japan

Muhtadi, A., Cordova, M. R., & Yonvitner. (2014). Ekologi Perairan: suatu panduan praktikum (H. Baihaqi (ed.); 1st ed.). IPB Press.

Muhtadi, A., Yunasfi, Rais, F. F., Azmi, N. & Ariska, D. (2015). Struktur komunitas biologi di Danau Pondok Lapan, Kabupaten Langkat Provinsi Sumatera Utara. Acta Aquatica Aquatic Sciences Journal, 2 (2), 83-89. 10.29103/aa.v2i2.339

Muhtadi, A. (2017). Produktivitas Primer Perairan. Student Paper. Pascasarjana IPB University. 10.13140/RG.2.2.18131.07203

Muhtadi, A., Dhuha, O. R., Desrita, D., Siregar, T., & Muammar, M. (2017). Habitat conditions and diversity of necton in catchman area of Batangtoru river, Langkat Regency, North Sumatra Province. Depik, 6(2), 90–99. https://doi.org/10.13170/depik.6.2.5982

Muhtadi, A., Pulungan ,A., Nurmaiyah, Fadlhin, A., Melati, P., Sinaga, R.Z., Uliya, R., Rizki, M., Rohim, N., Ifanda, D., Leidonald, R., Wahyuningsih, H., Hasani, Q. (2020). The dynamics of the plankton community on Lake Siombak, a tropical tidal lake in North Sumatra, Indonesia. Biodiversitas, 21 (8): 3707-3719. https://doi.org/10.13057/biodiv/d210838

Nasution A., Niniek W., Frida W. (2019). Analisis Hubungan Kelimpahan Fitoplankton Dengan Kandungan Nitrat dan Fosfat Di Perairan Morosari, Demak. Journal Of Maquares, 8 (2). 78-86. https://doi.org/10.14710/marj.v8i2.24230

Odum, E. P., & Barrett, G. W. (2005). Fundamental of Ecology (5th ed.). Brooks/Cole Publishing Co.

Peraturan Pemerintah Republik Indonesia [PP]. (2021). Peraturan Pemerintah Nomor 22 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.

Pratiwi, Niken TM ., Hasani, Q., Muhtadi A., & Kautsari, N. 2020. Pertumbuhan Dan Produktivitas Oedogonium sp. Pada Intensitas Cahaya yang Berbeda. Berita Biologi, 19(3A):309-319

Prasiwi, I., Wardhani, E., & Qonita E. D. (2018). Analisis Hubungan Kualitas Air Terhadap Indeks Keanekaragaman Plankton Dan Bentos Di Waduk Cirata. Jurnal Institut Teknologi Nasional, 1 (1), 1-13. DOI: https://doi.org/10.26760/jrh.v2i3.2510

Putri, W. A. E., Purwiyanto, A. I. S., & Fauziyah. (2019). Kondisi Nitrat, Nitrit, Amonia, Fosfat dan BOD di Muara Sungai Banyuasin, Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis, 11 (1), 65-74. DOI: 10.29244/jitkt.v11i1.18861

Raymont, J.E.G. (1981). Plankton dan Produktivitas Bahari (Alih bahasa Koesoebiono). Institut Pertanian Bogor. Bogor.

Sinaga, E. L. R., Muhtadi, A., & Bakti, D. (2016). Profil Suhu, Oksigen Terlarut, dan pH Secara Vertikal Selama 24 Jam di Danau Kelapa Gading Kabupaten Asahan Sumatera Utara. Omni-Akuatika, 12(2). https://doi.org/10.20884/1.oa.2016.12.2.107

Sirait, M., Firsty, R., & Pattulloh. (2018). Komparasi Indeks Keanekaragaman dan Indeks Dominansi Fitoplankton di Sungai Ciliwung Jakarta. Jurnal Kelautan, 11 (1), 75-79. https://doi.org/10.21107/jk.v11i1.3338

Soliha, E., Rahayu, S.Y.S., & Triasti N.N. (2016). Kualitas Air Dan Keanekaragaman Plankton di Danau Cikaret, Cibinong, Bogor. Jurnal Ekologia, 16 (2), 1-10. DOI: 10.33751/ekol.v16i2.744

Sukma, R.A., Niken A.P & Iskandar P. (2015). The Abundance of Plankton In Fish Breeding Basin African Catfish (Clarias Gariepinus) With The Frequency Of Inoculant Bactreria In Engineering Biofloc. Jurnal Aquaculture, 3 (1), 1-15.

https://jom.unri.ac.id/index.php/JOMFAPERIKA/article/view/8078/7750

Sukrismiati, Masithah E. D., & Sudarno. (2020). Dinamika Kepadatan dan Keragaman Plankton Pada Kolam Dengan Dasar Yang Berbeda di Kolam Pendidikan Fakultas Perikanan dan Kelautan. Journal Of Marine And Coastal Science, 9 (3), 127-138. http://repository.unair.ac.id/id/eprint/61569

Zikriah, Bachtiar, I. & Japa1, L. (2020). The Community of Chlorophyta As Bioindicator Of Water Pollution In Pandanduri Dam District Of Terara East Lombok. Jurnal Biologi Tropis, 20 (3), 546 – 555. DOI: 10.29303/jbt.v20i3.2344

Published

2022-10-05

How to Cite

Leidonald, R., Yusni, E., Siregar, R. F. ., Rangkuti, A. M., & Zulkifli, A. (2022). Keanekaragaman Fitoplankton dan Hubungannya Dengan Kualitas Air di Sungai Aek Pohon Kabupaten Mandailing Natal Provinsi Sumatera Utara. AQUACOASTMARINE: Journal of Aquatic and Fisheries Sciences , 1(2), 85-96. https://doi.org/10.32734/jafs.v1i2.8753