Pembangunan Sosial: Antara Teori Pembangunan dan Kesejahteraan Sosial di Indonesia

Authors

  • Fajar Ritonga Universitas Sumatera Utara
  • Mucklis Universitas Sumatera Utara

DOI:

https://doi.org/10.32734/ljsp.v5i1.23001

Keywords:

pembangunan sosial, kesejahteraan sosial, teori pembangunan, pengentasan kemiskinan

Abstract

Selama ini, teori pembangunan konvensional lebih menekankan pada pertumbuhan ekonomi sebagai indikator keberhasilan, sehingga kerap melahirkan ketimpangan dan keterpinggiran kelompok miskin. James Midgley melalui konsep pembangunan sosial menawarkan paradigma alternatif yang menempatkan kesejahteraan sosial sebagai inti pembangunan dengan mengintegrasikan kebijakan ekonomi dan sosial secara seimbang. Artikel ini disusun menggunakan metode penelitian kepustakaan dengan menganalisis karya-karya utama Midgley serta kajian akademis terkait pembangunan sosial di Indonesia. Hasil menunjukkan pembangunan sosial memiliki karakter inklusif, partisipatif, dan berorientasi pada keadilan sosial. Dalam konteks Indonesia, program-program seperti Program Keluarga Harapan (PKH) merefleksikan upaya awal untuk menerapkan pendekatan pembangunan sosial, meskipun praktik pembangunan nasional masih didominasi oleh orientasi ekonomi. Dengan mengadopsi pembangunan sosial, pemerintah diharapkan mampu menjawab tantangan kesenjangan, kemiskinan, dan ketidakadilan melalui strategi pembangunan yang menempatkan masyarakat sebagai aktor utama. Pembangunan sosial pada akhirnya bukan sekadar instrumen kebijakan, melainkan wujud nyata dari kesejahteraan sosial yang berkelanjutan dan humanis.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2026-03-31

Issue

Section

Articles