Pengelolaan Cadangan Pangan Masyarakat Melalui Lumbung Pangan Di Kabupaten Deli Serdang

Authors

DOI:

https://doi.org/10.32734/jkakp.v1i2.9143

Keywords:

Pengelolaan, Cadangan Pangan, Lumbung Pangan

Abstract

Pemerintah daerah harus mendukung terciptanya cadangan pangan komunal yang sesuai dengan kearifan lokal untuk menjamin ketersediaan pangan. Program Lumbung Pangan Masyarakat merupakan inisiatif untuk menilai jenis dan jumlah pangan yang dibutuhkan masyarakat di pedesaan, dengan tujuan untuk menjamin ketersediaan pangan bagi masyarakat secara berkelanjutan. Dalam upaya membangun cadangan pangan di Kabupaten Deli Serdang, penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi keberhasilan program lumbung pangan masyarakat. Dengan pendekatan kualitatif, penelitian ini menggunakan metodologi penelitian deskriptif. Wawancara, observasi, dan dokumentasi terkait program digunakan sebagai strategi pengumpulan data. Setelah pengumpulan data, tiga pendekatan kemanjuran sumber, proses, dan target digunakan untuk memahami dan menganalisis data. Menurut hasil penelitian, program Lumbung Pangan Masyarakat di Kabupaten Deli Serdang masih belum efektif karena kurangnya sarana dan prasarana, serta sumber daya manusia yang tidak mampu memberikan arahan, pelatihan, dan pemberdayaan kelompok. Kegiatan simpan pinjam gabah antar anggota kelompok tidak dilakukan karena adanya ketidakpastian dalam pemberian bantuan gabah. Sehingga pemeberdayaan dalam mengajarkan dan memperkuat organisasi inventif dan kreatif yang dapat meningkatkan kesejahteraan kelompok masyarakat sangat penting dilakukan.

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biographies

Lestari Hulu, Universitas Sumatera Utara

Program Studi Ilmu Administrasi Publik

Muhammad Husni Thamrin, Universitas Sumatera Utara

Program Studi Ilmu Administrasi perpajakan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

References

Girsang, S. S., Girsang, M. A., Parhusip, D., Purba, H. F., & Manurung, E. D. (2021). Model Perbenihan Padi di Sumatra Utara: Mendukung Program Lumbung Pangan Dunia 2045.

Heriawan, R., Las, I., Soedjana, T. D., & Soeparno, H. (2018). Sinergi Sistem Penelitian dan Inovasi Pertanian Berkelanjutan.

Lozada, S. B. (2014). Securing food and livelihoods: opportunities and constraints to sustainably enhancing household food production in Santa Familia Village, Belize.

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2018). Qualitative data analysis: A methods sourcebook. Sage publications.

Mudiyono, M., & Wasino, W. (2015). Perkembangan tanaman pangan di Indonesia tahun 1945-1965. Journal of Indonesian History, 4(1).

Mulyani, A., & Agus, F. (2017). Kebutuhan dan ketersediaan lahan cadangan untuk mewujudkan cita-cita Indonesia sebagai lumbung pangan dunia tahun 2045.

Nasional, B. P. P. (2007). Rencana Aksi Nasional Pangan dan Gizi. Jakarta: Bappenas.

Purwanto, H., & Nasution, F. A. (2022). INDONESIAN PEASANTS'UNION IN THE STRUGGLE OF AGRARIAN REFORM IN INDONESIA, PERIOD 1998-2011. Journal of Peasants’ Rights, 1(1), 7-19.

Saragih, J. P. (2017). Kelembagaan urusan pangan dari masa ke masa dan kebijakan ketahanan pangan. Jurnal Pangan, 26(1), 57-80.

Muhammad Husni Thamrin, Sugeng Wahyudi, Ngatno, Widiartanto, Yuwanto, "Building Transformational Leadership, Learning, Innovation, Competitiveness, Environment affect the Performance of Handicraft SMEs in Medan City," WSEAS Transactions on Business and Economics, vol. 19, pp. 505-520, 2022

Published

2022-10-04