Pemanfaatan Tanaman Kelor (Moringa oleifera Lam.) sebagai Sumber Terapi Preventif dan Kuratif pada Pasien Perlemakan Hepar dengan Sindrom Metabolik

Authors

  • Tiara Mahza Wardhani Program Studi Pendidikan Dokter, Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret, Surakarta

DOI:

https://doi.org/10.32734/scripta.v1i2.3349

Keywords:

Moringa oleifera, Kelor, Trigliserida, Perlemakan Hati, Sindrom Metabolik, Metabolic Syndrome, Triglyceride, Fatty Liver Disease

Abstract

ABSTRAK

Menurut The International Diabetes Federation (IDF) pada tahun 2015, sindrom metabolik ditemukan pada 25% populasi orang dewasa dunia dan diperkirakan akan terus meningkat. Sindrom metabolik menyebabkan peningkatan produk metabolik seperti trigliserida dan tetesan lemak hepatik yang berujung pada perlemakan hati. Tinjauan  pustaka ini bertujuan untuk mengetahui efek Moringa oleifera, Lam. sebagai sumber terapi preventif dan kuratif pada pasien perlemakan hati dengan sindrom metabolik. Tinjuan pustaka ini ditulis berdasarkan artikel yang dikumpulkan melalui beberapa mesin pencari ilmiah dengan kriteria inklusi dan ekslusi. Hasil studi didasarkan literatur yang telah teruji validitasnya dan  relevan dengan kajian analisis pembahasan. Setelah data yang diperlukan terkumpul, dilakukan pengolahan data dengan menyusun secara sistematis dan logis. Moringa oleifera, Lam.  menginhibisi TNF.,IL-1β, IL-6, dan IL-10 sehingga bersifat hepatoprotektif. Selain itu,  Moringa oleifera, Lam. menghambat lipogenesis melalui jalur Nf-kb yang ditandai turunnya LDL-R, SRB1c, DGAT2, PPARy dan peningkatan sensitivitas sekresi insulin sehingga menghambat  perlemakan hati. Moringa oleifera, Lam. Dapat digunakan sebagai sumber terapi preventif dan kuratif pada pasien perlemakan hati dengan sindrom metabolik.

Kata Kunci: Moringa oleifera, Kelor, Trigliserida, Perlemakan hati, Sindrom Metabolik

 

ABSTRACT

Based on The International Diabetes Federation research in 2015, metabolic syndrome found in 25% of the adult population in the world. Metabolic syndrome increases metabolic end products like triglyceride and steatosis which is causing non-alcoholic fatty liver.  This literature review aimed to determine the effect of Moringa oleifera, Lam.  as the source of preventive and curative therapy in the non-alcoholic fatty liver with metabolic syndrome. This literature review is based on journals and articles collected from search engines with some inclusion and exclusion criteria. Only valid and relevant works of literature consider as the preference. Moringa oleifera, Lam.  has hepatoprotective effect by inhibits TNF., IL-1β, IL-6, dan IL-10. Moringa oleifera, Lam. also inhibits fatty liver disease by inhibits lipogenesis through the Nf-kb pathway marked by decreasing LDL-R, SRB1c, DGAT2, PPARy, and increasing insulin sensitivity. Moringa oleifera, Lam. is useful for the natural source of preventive and curative therapy in the non-alcoholic fatty liver with metabolic syndrome.

Keyword: Moringa oleifera, Triglyceride, Fatty Liver Disease, Metabolic Syndrome

Published

2020-01-14

How to Cite

Tiara Mahza Wardhani. (2020). Pemanfaatan Tanaman Kelor (Moringa oleifera Lam.) sebagai Sumber Terapi Preventif dan Kuratif pada Pasien Perlemakan Hepar dengan Sindrom Metabolik. SCRIPTA SCORE Scientific Medical Journal, 1(2), 12. https://doi.org/10.32734/scripta.v1i2.3349