Analisis Kesehatan Dan Keselamatan Kerja Menggunakan Failure Mode And Effect Analysis Di PT. XYZ

Authors

  • Muhammad Ramadan Universitas Singaperbangsa Karawang
  • Sukanta Sukanta Universitas Singaperbangsa Karawang
  • Risma Fitriani Universitas Singaperbangsa Karawang

DOI:

https://doi.org/10.32734/jsti.v23i1.4959

Keywords:

K3, FMEA, Failure and Mode Effect Analysis

Abstract

Occupational Health and Safety (OHS) is important to maintain and improve so that the quality of human resources in the company is always in prime condition. Every company has a different level or level of Occupational Health and Safety (OHS). PT. XYZ is a company that uses corrosive materials, therefore Occupational Health and Safety (OHS) analyst at PT XYZ is needed. The Occupational Health and Safety (OHS) analysis carried out in this study used the FMEA method to determine which part of the production process had Occupational Health and Safety (OHS) that needed repair the most. From the research results, it was found that the highest Risk Priority Number (RPN) value was the pickling and degreasing production process.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Badan Pusat Statistik, “Direktori Industri Manufaktur,” bps.go.id, 2019. (Diakses pada 29 September 2020)

bps.go.id, “Angka Kecelakaan Kerja Center,” bps.go.id, 2019. (Diakses pada 29 September 2020)

N. N. Putri, “Zero Accident, 1.052 Perusahaan Diganjar Penghargaan oleh Kemnaker,” detik.com, 2019.

Elphiana E.G, Yuliansyah M. Diah, &. M. Kosasih Zen, “Pengaruh Keselamatan Dan Kesehatan Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Pt. Pertamina Ep Asset 2 Prabumulih,” JEMBATANB- J. Ilm. Manaj. Bisnis Dan Terap., no. 2, pp. 103–118, 2017.

N. Wahyuni, B. Suyadi, and W. Hartanto, “Pengaruh Keselamatan Dan Kesehatan Kerja (K3) Terhadap Produktivitas Kerja Karyawan Pada Pt. Kutai Timber Indonesia,” J. Pendidik. Ekon. J. Ilm. Ilmu Pendidikan, Ilmu Ekon. dan Ilmu Sos., vol. 12, no. 1, p. 99, 2018, doi: 10.19184/jpe.v12i1.7593.

M. Dian Putri and W. Anik Setyo, “Pengetahuan, Sikap, Kebijakan K3 Dengan Penggunaan Alat Pelindung Diri Di Bagian Ring Spinning Unit 1,” J. Heal. Educ., vol. 2, no. 1, pp. 33–38, 2017, doi: 10.15294/jhe.v2i1.18823.

Ade Sofyan, “Pengaruh Kesehatan Dan Keselamatan Kerja (K3) Terhadap Kinerja Karyawan Pt. Bekaert Indonesia Plant Karawang,” J. Manaj. dan Bisnis Kreat., pp. 22–45, 2017, [Online]. Available: journal.ubpkarawang.ac.id.

E. Darmayanti, “Perlidungan Hukum Terhadap Pelaksanaan Keselamatan Dan Kesehatan Kerja (K3) Pada Perusahaan,” JCH (Jurnal Cendekia Hukum), vol. 3, no. 2, p. 283, 2018, doi: 10.33760/jch.v3i2.21.

F. Pangkey, G. Malingkas, and D. Walangitan, “Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan Dan Kesehatan Kerja (Smk3) Pada Proyek Konstruksi Di Indonesia (Studi Kasus: Pembangunan Jembatan Dr. Ir. Soekarno-Manado),” J. Ilm. Media Eng., vol. 2, no. 2, p. 97452, 2012.

S. Andiyanto, A. Sutrisno, and P. Charles, “Penerapan Metode Fmea (Failure Mode And Effect Analysis) Untuk Kuantifikasi Dan Pencegahan Resiko Akibat Terjadinya Lean Waste,” J. Online Poros Tek. Mesin, vol. 6, no. 1, 2017.

R. Projo Mukti and S. Sriyanto, “Analisis Kecelakaan Kerja Dengan Metode Failure Mode And Effect Analysis (Fmea) Studi Kasus : Automotive Workshop Semarang,” e-journal UNDIP, pp. 1–7, 2017.

Shift, “10 Langkah Lakukan FMEA,” Shift Indonesia, 2013.

Nuriawati Linda and I. I. Ketut, “Evaluasi Penerapan Keselamatan Dan Kesehatan Kerja ( K3 ) Berdasarkan FTA , FMEA Dan PHA Di Jurusan TITPL SMK Negeri 1 Magelang,” vol. 8, no. 6, pp. 490–501, 2018.

Y. Sakti, “Analisis Penyebab Insiden Kerja Dengan Pendekatan Failure Mode And Effect Analysis (Fmea) Dan Penerapan Sistem K3 (Keselamatan Kesehatan Kerja) Di Area Pertambangan Batubara Pada ‘PT.X,’” J. Tek. Ind., vol. 19, no. 02, pp. 15–24, 2017.

Published

2021-01-29

How to Cite

Ramadan, M., Sukanta, S., & Fitriani, R. (2021). Analisis Kesehatan Dan Keselamatan Kerja Menggunakan Failure Mode And Effect Analysis Di PT. XYZ. Jurnal Sistem Teknik Industri, 23(1), 46-58. https://doi.org/10.32734/jsti.v23i1.4959