Pembangunan Drainase dan Dampaknya terhadap Kondisi Sosial Ekonomi Masyarakat: Studi Kasus Jalan Brigjend Katamso, Kota Medan

Authors

  • Zahwa Alya Azzahra Nasution Universitas Sumatera Utara
  • wiro oktavius ginting Universitas Sumatera Utara, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.32734/sajjana.v3i02.24722

Keywords:

Pembangunan Drainase, Dampak Sosial Ekonomi, Genangan, Usaha Mikro, Kota Medan

Abstract

Penelitian ini menganalisis dampak pembangunan drainase terhadap kondisi sosial ekonomi masyarakat di Jalan Brigjend Katamso, Kelurahan Kampung Baru, Kota Medan. Permasalahan utama yang melatarbelakangi penelitian ini adalah genangan dan banjir yang berulang, yang mengganggu aktivitas masyarakat serta menurunkan produktivitas ekonomi warga, khususnya pelaku usaha mikro di sepanjang kawasan penelitian. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan dokumentasi. Informan penelitian meliputi masyarakat sekitar dan pihak terkait yang terlibat atau terdampak langsung oleh pembangunan drainase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembangunan drainase memberikan dampak positif berupa berkurangnya genangan, meningkatnya kebersihan lingkungan, dan kelancaran aksesibilitas wilayah. Perubahan tersebut berkontribusi pada stabilitas aktivitas sosial masyarakat dan peningkatan kenyamanan dalam menjalankan kegiatan ekonomi. Namun demikian, penelitian juga menemukan adanya dampak negatif sementara selama proses konstruksi, seperti kemacetan, gangguan akses ke rumah dan tempat usaha, debu, serta penurunan omzet pada sebagian pedagang akibat berkurangnya pelanggan. Secara keseluruhan, pembangunan drainase dinilai efektif dalam memperbaiki kondisi lingkungan dan mendukung pemulihan aktivitas ekonomi masyarakat setelah proyek selesai, tetapi memerlukan pengelolaan pelaksanaan yang lebih responsif agar dampak sosial ekonomi selama pembangunan dapat diminimalkan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Arnstein, S. R. (1969). A ladder of citizen participation. Journal of the American Institute of Planners, 35(4), 216–224.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Medan. (2023). Laporan lokasi banjir di Kota Medan.

Cohen, J. M., & Uphoff, N. T. (1980). Participation’s place in rural development: Seeking clarity through specificity. World Development, 8(3), 213–235.

Denhardt, J. V., & Denhardt, R. B. (2015). The new public service: Serving, not steering (4th ed.). Routledge.

Grigg, N. S. (1988). Infrastructure engineering and management. Wiley.

Kodoatie, R. J. (2005). Pengantar manajemen infrastruktur. Pustaka Pelajar.

Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 12 Tahun 2014 tentang Penyelenggaraan Sistem Drainase Perkotaan.

Peraturan Walikota Medan Nomor 67 Tahun 2017 tentang Rincian Tugas dan Fungsi Dinas Pekerjaan Umum Kota Medan.

SDADMBK Kota Medan. (2021). Laporan tahunan pembangunan infrastruktur.

Suharto, E. (2005). Membangun masyarakat memberdayakan rakyat: Kajian strategis pembangunan kesejahteraan sosial dan pekerjaan sosial. Refika Aditama.

Suripin. (2004). Sistem drainase perkotaan yang berkelanjutan. Andi Offset.

Todaro, M. P., & Smith, S. C. (2011). Economic development (11th ed.). Pearson.

Vanclay, F. (2003). International principles for social impact assessment. Impact Assessment and Project Appraisal, 21(1), 5–11.

World Bank. (1994). World development report 1994: Infrastructure for development. Oxford University Press.

Grigg, N. S. (1988). Infrastructure engineering and management. Wiley.

Kodoatie, R. J. (2005). Pengantar manajemen infrastruktur. Pustaka Pelajar.

Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 12 Tahun 2014 tentang Penyelenggaraan Sistem Drainase Perkotaan.

Suharto, E. (2005). Membangun masyarakat memberdayakan rakyat: Kajian strategis pembangunan kesejahteraan sosial dan pekerjaan sosial. Refika Aditama.

Suripin. (2004). Sistem drainase perkotaan yang berkelanjutan. Andi Offset.

Todaro, M. P., & Smith, S. C. (2011). Economic development (11th ed.). Pearson.

Vanclay, F. (2003). International principles for social impact assessment. Impact Assessment and Project Appraisal, 21(1), 5–11.

World Bank. (1994). World development report 1994: Infrastructure for development. Oxford University Press

Miles, M. B., & Huberman, A. M. (1994). Qualitative data analysis: An expanded sourcebook (2nd ed.). Sage Publications.

Grigg, N. S. (1988). Infrastructure engineering and management. Wiley.

Suharto, E. (2005). Membangun masyarakat memberdayakan rakyat: Kajian strategis pembangunan kesejahteraan sosial dan pekerjaan sosial. Refika Aditama.

Vanclay, F. (2003). International principles for social impact assessment. Impact Assessment and Project Appraisal, 21(1), 5–11.

World Bank. (1994). World development report 1994: Infrastructure for development. Oxford University Press.

Downloads

Published

2026-02-28

How to Cite

Nasution, Z. A. A., & ginting, wiro oktavius. (2026). Pembangunan Drainase dan Dampaknya terhadap Kondisi Sosial Ekonomi Masyarakat: Studi Kasus Jalan Brigjend Katamso, Kota Medan. SAJJANA: Public Administration Review, 3(02), 58–70. https://doi.org/10.32734/sajjana.v3i02.24722

Similar Articles

<< < 1 2 3 4 5 6 7 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.